Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Teror Air Keras Aktivis: Prabowo Perintahkan Usut Dalang Hingga Tuntas

Teror Air Keras Aktivis: Prabowo Perintahkan Usut Dalang Hingga Tuntas

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) | Presiden RI Prabowo Subianto menilai aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, sebagai kejahatan serius. Ia menyebut teror air keras aktivis sebagai bentuk kekerasan yang merusak rasa aman masyarakat.

Prabowo menyampaikan pernyataan itu kepada jurnalis pada Kamis (19/3/2026). Ia meminta aparat penegak hukum bergerak cepat dan menangani kasus ini secara menyeluruh.

Perintah Ungkap Dalang dan Jaringan

Prabowo menegaskan bahwa aparat harus mengusut pelaku hingga ke aktor intelektual. Ia meminta penyidik membongkar pihak yang merencanakan, menyuruh, dan membiayai aksi tersebut.

Ia menilai langkah ini penting untuk mencegah kejadian serupa. Penegakan hukum yang tegas akan memberi efek jera dan meningkatkan kepercayaan publik.

Prabowo Pastikan Hukum Berlaku untuk Semua

Prabowo menekankan bahwa negara wajib melindungi seluruh warga, termasuk aktivis. Ia memastikan hukum berlaku tanpa pengecualian.

Ia juga menegaskan komitmennya: aparat harus memproses siapa pun yang terlibat, termasuk oknum dari institusi negara. Ia menolak segala bentuk impunitas dalam kasus ini.

Aparat gabungan mengamankan empat prajurit TNI yang diduga terkait kasus ini. Tiga orang berstatus perwira dan satu lainnya bintara.

Penyidik kini mendalami peran masing-masing pihak. Mereka menelusuri kemungkinan adanya jaringan dan aktor utama di balik teror air keras aktivis tersebut.

Negara Hadir Lindungi Rakyat

Prabowo menegaskan bahwa ia memegang mandat rakyat untuk melindungi masyarakat. Ia meminta aparat bekerja profesional dan menuntaskan kasus ini.

Ia juga mendorong penegak hukum bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang. Dengan langkah tersebut, pemerintah berupaya menjaga keamanan dan keadilan bagi seluruh warga.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMNI: Intervensi AS di Venezuela Bentuk Penjajahan Modern

    GMNI: Intervensi AS di Venezuela Bentuk Penjajahan Modern

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com  – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengecam operasi militer Amerika Serikat di Venezuela. Organisasi itu menilai tindakan tersebut melanggar kedaulatan negara dan mencederai hukum internasional. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI menyampaikan kecaman setelah muncul laporan operasi militer AS di Caracas. Laporan itu juga menyebut pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Ketua DPP […]

  • umrah Ramadan 1447 H di Masjidil Haram dengan kepadatan jamaah tinggi

    Arab Saudi Rilis Pedoman Operasional Umrah Ramadan 2026, Fokus Kendali Kerumunan Masjidil Haram

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 197
    • 0Komentar

    “Pedoman umrah Ramadan 2026 Arab Saudi disusun untuk memastikan kelancaran ibadah, keselamatan jamaah, serta pengendalian kepadatan di Masjidil Haram, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan,” demikian pernyataan otoritas terkait sebagaimana dikutip media setempat.

  • Kasus Chromebook Kemendikbud saat sidang tuntutan Nadiem Makarim

    Kasus Chromebook Kemendikbud, Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung mengungkap dugaan praktik white collar crime dalam kasus pengadaan Chromebook yang menyeret Nadiem Anwar Makarim. JPU Roy Riady menyebut Nadiem memakai kewenangannya untuk membangun sistem pengambilan keputusan di luar jalur resmi kementerian. Jaksa menilai langkah itu menguntungkan pihak tertentu yang terhubung dengan bisnis teknologi. Menurut JPU, […]

  • hauling batu bara Sikui melintasi jalan umum pada malam hari

    Aktivitas Hauling Batu Bara di Desa Sikui Disorot Warga, Diduga Gunakan Jalan Umum dan Dekat Permukiman

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 83
    • 2Komentar

    “Yang kami pertanyakan, apakah aktivitas hauling batu bara ini sudah sesuai aturan atau belum. Karena yang terdampak langsung adalah masyarakat”

    “Kami hanya ingin kejelasan. Jika memang sesuai aturan, tolong disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.”

    “Kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengecek dan memastikan aktivitas ini tidak merugikan warga.”

  • skandal dana Lebaran 1938 ilustrasi judi roulette di Batavia

    Skandal Dana Lebaran 1938: Komisaris di Batavia Habiskan Tabungan Anggota untuk Judi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BATAVIA 1938, (Nalarpubliknews.com) — Komisaris polisi berinisial HAN menyalahgunakan dana Lebaran milik anggotanya hingga habis. Tindakannya membuat para anggota kepolisian di kawasan Pasar Baru kehilangan hak mereka untuk merayakan Hari Raya. Atasan HAN membongkar kasus ini saat melakukan inspeksi mendadak. Ia menemukan bahwa dana sekitar 1.000 gulden yang seharusnya tersimpan rapi justru telah kosong. Para anggota […]

  • Bandar narkoba tusuk polisi saat penangkapan di Baturaja oleh Satres Narkoba Polres OKU.

    Bandar Narkoba Tusuk Polisi Saat Penangkapan di Baturaja, Pelaku Berhasil Dibekuk

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Tim Satres Narkoba Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menangkap bandar narkoba berinisial AJ setelah pelaku menusuk anggota polisi saat proses penangkapan di Pasar Atas, Baturaja, Selasa (26/5/2026). Dalam insiden itu, Brigpol Joni Agustoni mengalami luka tusuk di bagian pinggang belakang hingga menembus rusuk depan. Rekan polisi segera membawa korban ke […]

expand_less