Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Ketegangan Asia Timur Meningkat, Korea Utara Kecam Rencana Jepang Kerahkan Rudal Jarak Jauh

Ketegangan Asia Timur Meningkat, Korea Utara Kecam Rencana Jepang Kerahkan Rudal Jarak Jauh

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah Korea Utara mengecam rencana Jepang yang akan mengerahkan rudal jarak jauh karena berpotensi meningkatkan ketegangan di kawasan Asia Timur.

Melalui kantor berita resmi KCNA, Pyongyang menilai kebijakan militer terbaru Jepang dapat memicu instabilitas regional dan menimbulkan kekhawatiran di negara-negara tetangga.

Korea Utara menyoroti langkah Jepang yang memperkuat kemampuan militer dengan mengerahkan sistem rudal jarak jauh di sejumlah wilayah strategis.

Jepang Perkuat Sistem Rudal Type-12

Pemerintah Jepang mulai mengerahkan rudal anti-kapal Type-12 yang telah dimodifikasi dengan jangkauan lebih jauh. Jepang menempatkan sistem tersebut di Prefektur Kumamoto sebagai bagian dari strategi pertahanan nasional.

Selain Kumamoto, Jepang berencana memperluas pengerahan ke wilayah lain seperti Shizuoka, Hokkaido, dan Miyazaki mulai tahun depan.

Tokyo menyebut langkah ini sebagai upaya meningkatkan daya tangkal terhadap berbagai ancaman militer di kawasan.

Korut Soroti Jangkauan dan Kemampuan Rudal

Korea Utara menilai peningkatan jangkauan rudal Type-12 memungkinkan sistem tersebut menjangkau wilayah negara tetangga.

Menurut laporan KCNA, rudal ini tidak hanya mampu menyerang target laut, tetapi juga berbagai fasilitas strategis di daratan.

Rudal Type-12 juga memiliki kemampuan peluncuran dari berbagai platform, termasuk darat, laut, dan udara. Fleksibilitas ini memungkinkan Jepang menyerang kapal perang, pelabuhan, pangkalan militer, hingga lapangan udara.

Pyongyang memperingatkan bahwa langkah Jepang dapat memicu ketegangan baru di kawasan. Korea Utara menilai kebijakan ini menunjukkan percepatan modernisasi militer Jepang yang semakin agresif.

Menurut mereka, kebijakan pertahanan Jepang berpotensi melampaui “garis merah” dan menimbulkan konsekuensi serius bagi stabilitas regional.

Dinamika Keamanan Asia Timur

Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara di Asia Timur terus meningkatkan kemampuan pertahanan mereka. Jepang menjadi salah satu negara yang aktif melakukan modernisasi militer.

Pemerintah Jepang menegaskan bahwa penguatan sistem pertahanan bertujuan menjaga keamanan nasional dan stabilitas kawasan.

Namun, langkah tersebut memicu respons keras dari Korea Utara dan menimbulkan kekhawatiran di kawasan.

Sejumlah analis menilai stabilitas Asia Timur sangat bergantung pada keseimbangan antara kekuatan militer dan diplomasi. Mereka mendorong negara-negara di kawasan untuk memperkuat dialog dan kerja sama keamanan guna mencegah eskalasi konflik.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direktur Ampuh Sultra Hendro Nilopo konferensi pers tambang pasir ilegal Konaweeha

    Soal Tambang Pasir Ilegal Di Sungai Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS Wilayah IV Kendari.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 130
    • 2Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) – Kasus tambang pasir ilegal di Sungai Konaweeha, Desa Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, kini memasuki babak baru. Selain itu, Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara mendesak aparat penegak hukum segera memeriksa Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kendari. Desakan ini muncul setelah aktivitas tambang diduga berlangsung lama tanpa penindakan tegas. Ampuh […]

  • Mahasiswa Kepung Kejagung, Desak Periksa Gubernur Sultra soal Dugaan Perambahan Hutan dan Dana Pilgub 2024

    Mahasiswa Kepung Kejagung, Desak Periksa Gubernur Sultra soal Dugaan Perambahan Hutan dan Dana Pilgub 2024

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com — Isu periksa gubernur sultra mencuat setelah Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu menggelar aksi di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Senin (2/2/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak aparat segera memeriksa Gubernur Sulawesi Tenggara atas dugaan konflik kepentingan dalam aktivitas tambang di kawasan hutan. Selain itu, mahasiswa menilai aparat harus bertindak cepat agar […]

  • ketegangan selat hormuz kapal tanker minyak jalur energi global

    Ancaman Trump soal Selat Hormuz Picu Balasan Keras Iran, Dampak Global Mulai Terasa

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 97
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Ketegangan Selat Hormuz kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran. Situasi ini tidak hanya memperburuk hubungan kedua negara, tetapi juga meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas energi dan keamanan kawasan. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, langsung merespons dengan kritik tajam. Ia menilai kebijakan Washington yang menekan […]

  • Selat Hormuz tak ditutup ilustrasi jalur pelayaran kapal tanker minyak di Selat Hormuz

    Selat Hormuz Tak Ditutup: 3 Fakta Penting dari Pernyataan Dubes Iran

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 113
    • 0Komentar

    “Selat Hormuz tidak ditutup. Jalur pelayaran internasional tetap terbuka, namun Iran menerapkan protokol keamanan khusus untuk memastikan keselamatan kapal yang melintas,” ujar Dubes Iran untuk Indonesia.

  • pengembangan waste to energy Indonesia oleh pemerintah

    Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Dorong Percepatan Program Sampah Jadi Energi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) | Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri di Hambalang, Bogor, Rabu (25/3/2026). Ia memimpin langsung rapat tersebut. Agenda utamanya membahas percepatan program waste to energy (WTE). Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan laporan perkembangan proyek. Ia menjelaskan kondisi terbaru di berbagai daerah. Program ini menyasar kota besar dengan produksi sampah tinggi. […]

  • umrah Ramadan 1447 H di Masjidil Haram dengan kepadatan jamaah tinggi

    Arab Saudi Rilis Pedoman Operasional Umrah Ramadan 2026, Fokus Kendali Kerumunan Masjidil Haram

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 227
    • 0Komentar

    “Pedoman umrah Ramadan 2026 Arab Saudi disusun untuk memastikan kelancaran ibadah, keselamatan jamaah, serta pengendalian kepadatan di Masjidil Haram, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan,” demikian pernyataan otoritas terkait sebagaimana dikutip media setempat.

expand_less