Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » All News » China Bakal Jadi Raksasa Laut 2026, Dominasi AS Terancam

China Bakal Jadi Raksasa Laut 2026, Dominasi AS Terancam

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 1.398
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (nalarpubliknews.com) | China terus mempercepat modernisasi militernya pada 2026. Beijing juga memperluas operasi angkatan laut di kawasan Indo-Pasifik. Langkah ini memperlihatkan ambisi China untuk menyaingi dominasi Amerika Serikat (AS) di bidang maritim.

China Punya Angkatan Laut Terbesar

China kini memiliki angkatan laut terbesar di dunia berdasarkan jumlah kapal. Negeri Tirai Bambu itu mengoperasikan lebih dari 370 kapal perang dan kapal selam. Armada tersebut termasuk tiga kapal induk yang terus dikembangkan.

Pentagon menilai Beijing ingin menggantikan posisi AS sebagai kekuatan global utama. China juga mempercepat produksi kapal perang di galangan domestik. Dalam beberapa tahun terakhir, Beijing rutin meluncurkan kapal perusak, fregat, dan kapal induk baru.

Selain menambah jumlah kapal, China juga meningkatkan teknologi militernya. Beijing mengembangkan radar modern, sistem pertahanan udara, dan kemampuan peperangan elektronik.

Kapal Induk Fujian Jadi Sorotan

China mulai mengoperasikan CNS Fujian sebagai kapal induk tercanggihnya. Kapal ini memakai sistem katapel elektromagnetik untuk meluncurkan pesawat tempur.

Teknologi tersebut memungkinkan China menerbangkan jet tempur lebih berat, termasuk J-35. Sebelumnya, hanya kapal induk modern milik AS yang memakai teknologi serupa.

Analis Center for a New American Security, Tom Shugart, menilai langkah itu sangat penting bagi kekuatan laut China.

“Hal ini menunjukkan pergeseran China menuju kekuatan udara laut yang lebih tangguh dan memiliki jangkauan operasional jauh,” ujarnya kepada Newsweek, Jumat (2/1/2026).

Sistem katapel elektromagnetik membuat China mampu mengoperasikan lebih banyak pesawat tempur, drone, dan pesawat pengintai dari kapal induk.

China Perluas Operasi Laut Jarak Jauh

China juga menguji kapal serbu amfibi Type 076. Kapal ini mampu meluncurkan drone dan pesawat melalui sistem katapel.

Analis memperkirakan kapal tersebut akan mendukung operasi di Laut China Selatan dan sekitar Kepulauan Senkaku. Selain itu, armada China berhasil mengelilingi Australia dan menjalankan operasi kapal induk ganda di Pasifik Barat.

Keberhasilan itu menunjukkan kemampuan logistik dan koordinasi armada China semakin kuat. Beijing kini mampu mempertahankan operasi laut dalam waktu lebih lama.

Beijing Incar Pangkalan Militer Baru

Pentagon menilai China sedang mencari lokasi pangkalan militer luar negeri. Beijing mempertimbangkan sejumlah wilayah di Afrika, Asia, Karibia, dan Pasifik.

Analis maritim asal Australia, Alex Luck, menilai China akan meningkatkan frekuensi operasi armadanya pada 2026.

“Pada 2026, China kemungkinan akan memperpanjang durasi dan meningkatkan frekuensi penempatan armadanya,” ujarnya.

Jika rencana itu berhasil, China dapat menjaga kehadiran militer permanen di kawasan strategis dunia.

China Targetkan Kesiapan Militer 2027

Modernisasi militer China juga berkaitan dengan target kesiapan perang pada 2027. Pentagon menyebut Beijing ingin siap menghadapi konflik terkait Taiwan.

China terus mengembangkan kapal pendarat modular dan memperkuat latihan amfibi. Beijing juga memakai kapal sipil untuk mendukung simulasi operasi lintas Selat Taiwan.

Pentagon bahkan mengungkap ambisi China untuk memiliki sembilan kapal induk. Jumlah itu bisa melampaui armada kapal induk AS di kawasan Pasifik.

Meski begitu, Juru Bicara Kedutaan Besar China di Washington D.C., Liu Pengyu, membantah tudingan tersebut.

“Tujuannya semata-mata untuk menjaga kedaulatan nasional, keamanan, serta kepentingan pembangunan China,” katanya.

Persaingan AS dan China Semakin Ketat

Peningkatan kekuatan militer China membuat persaingan di Indo-Pasifik semakin ketat. Amerika Serikat bersama Jepang, Australia, dan Korea Selatan juga memperkuat kerja sama pertahanan.

Washington terus mengirim kapal induk, kapal selam nuklir, dan sistem pertahanan ke kawasan tersebut. Langkah itu bertujuan menjaga pengaruh AS di Indo-Pasifik.

Pengamat menilai China ingin memperluas pengaruh geopolitiknya di jalur perdagangan dunia. Laut China Selatan, Selat Taiwan, dan Samudra Hindia menjadi kawasan penting bagi Beijing.

Meski persaingan kedua negara semakin tajam, banyak analis menilai konflik terbuka masih belum terjadi. Namun, aktivitas militer yang terus meningkat tetap memicu kekhawatiran dunia internasional.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Dave McMenamin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DENVER — It took Luka Doncic only one quarter Saturday to match his highest scoring output from his first three games with the Los Angeles Lakers, tallying 16 points while L.A. built an early lead on the Denver Nuggets. He kept rolling from there — and so did the Lakers — as Doncic finished with a game-high 32 points […]

  • Evaluasi kinerja Dandim Kendari saat apel prajurit TNI
    TNI

    Desakan Evaluasi dan Pencopotan Dandim 1417 Kendari dan Dandim Konawe Utara

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 77
    • 1Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Kinerja aparat teritorial kembali mendapat sorotan. Banyak pihak menilai pembinaan dan pengawasan anggota di tingkat komando kewilayahan belum berjalan optimal, terutama setelah terungkapnya dugaan pelanggaran. Masyarakat mendesak evaluasi menyeluruh terhadap Dandim 1417 Kendari dan Dandim Konawe Utara. Pimpinan Bertanggung Jawab atas Pembinaan Anggota Egit Setiawan menilai bahwa dugaan pelanggaran yang terjadi berhubungan […]

  • Diplomasi Prabowo dan Macron di Istana Elysee Paris.

    Prabowo Macron di Elysee, Disambut Guard of Honor

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 58
    • 1Komentar

    Pertemuan ini memperkuat kerja sama strategis sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Prancis di tengah dinamika global.

  • harga BBM maskapai naik saat pengisian avtur pesawat di bandara

    Harga BBM Melonjak, Maskapai Asia Terapkan Langkah Darurat dan Naikkan Tarif

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Lonjakan harga BBM maskapai kini menekan industri penerbangan di Asia. Kenaikan bahan bakar jet akibat konflik geopolitik di Timur Tengah mendorong maskapai menaikkan tarif tiket sekaligus menekan biaya operasional. Situasi ini memicu perubahan strategi di berbagai negara demi menjaga kelangsungan bisnis. Harga minyak mentah global melonjak lebih dari 50 persen sejak akhir […]

  • militer Denmark Greenland di landasan pacu bandara Arktik

    Denmark Siapkan Skenario Ekstrem di Greenland, Landasan Bandara Sempat Akan Diledakkan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 1.650
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com)  | Militer Denmark menyiapkan rencana darurat untuk menghancurkan landasan pacu bandara di Greenland saat ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) meningkat pada awal 2026. Media Denmark, DR, melaporkan bahwa pemerintah mengirim pasukan ke Greenland pada Januari. Pasukan tersebut membawa bahan peledak serta perlengkapan medis. Langkah ini menunjukkan keseriusan Denmark dalam menghadapi potensi konflik di […]

  • penipuan lowongan kerja Cakung modus pertemuan palsu

    Penipuan Modus Lowongan Kerja di Cakung, Perempuan 19 Tahun Rugi Rp7 Juta

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 63
    • 3Komentar

    JAKARTA, nalarpubliknews.com – Kasus penipuan lowongan kerja Cakung kembali terjadi dan merugikan pencari kerja. Seorang perempuan muda mengalami kerugian hingga Rp7 juta setelah mengikuti tawaran pekerjaan yang ia temukan melalui media sosial. Peristiwa ini terjadi di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Korban berinisial EN (19), warga asal Pemalang, awalnya mencari pekerjaan melalui Facebook karena ingin […]

expand_less