Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » All News » KPK Tangkap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT)

KPK Tangkap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis malam (18/12/2025).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan tersebut kepada wartawan, Jumat dini hari. “Benar, salah satunya (Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang),” ujar Budi

Dalam OTT ini, tim KPK mengamankan total sekitar 10 orang dari lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, tujuh orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk diperiksa secara intensif. Di antara mereka adalah Bupati Bekasi dan enam orang lainnya termasuk dari sektor swasta.
Sementara itu, sejumlah laporan menyebut bahwa ayah Ade Kuswara Kunang, H.M. Kunang, juga turut diamankan dalam operasi tersebut.

Penyidik KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang dibawa dan terus mendalami konstruksi perkara ini, termasuk dugaan keterkaitan dengan praktik suap dalam proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Hingga kini, status hukum para pihak yang diamankan belum diumumkan secara resmi oleh KPK

KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum mereka sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

OTT terhadap Bupati Bekasi ini terjadi di tengah gelombang operasi penindakan yang dilakukan KPK sepanjang 2025 terhadap sejumlah kepala daerah, aparat penegak hukum, dan pejabat pemerintahan.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengembangan waste to energy Indonesia oleh pemerintah

    Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Dorong Percepatan Program Sampah Jadi Energi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) | Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri di Hambalang, Bogor, Rabu (25/3/2026). Ia memimpin langsung rapat tersebut. Agenda utamanya membahas percepatan program waste to energy (WTE). Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan laporan perkembangan proyek. Ia menjelaskan kondisi terbaru di berbagai daerah. Program ini menyasar kota besar dengan produksi sampah tinggi. […]

  • sinergi Kalteng Kalsel antara Agustiar Sabran dan Muhidin di Palangka Raya

    Kalteng–Kalsel Perkuat Sinergi, Dorong Pembangunan Regional hingga Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 77
    • 1Komentar

    PALANGKA RAYA, (Nalarpubliknews.com) || Sinergi Kalteng Kalsel menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan regional dan memperkuat kontribusi daerah terhadap program nasional. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus meningkatkan kerja sama dengan Kalimantan Selatan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan. Pertemuan antara Agustiar Sabran dan Muhidin di Kodam XXII/Tambun Bungai memperkuat komitmen kolaborasi lintas wilayah. […]

  • GMNI: Intervensi AS di Venezuela Bentuk Penjajahan Modern

    GMNI: Intervensi AS di Venezuela Bentuk Penjajahan Modern

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com  – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengecam operasi militer Amerika Serikat di Venezuela. Organisasi itu menilai tindakan tersebut melanggar kedaulatan negara dan mencederai hukum internasional. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI menyampaikan kecaman setelah muncul laporan operasi militer AS di Caracas. Laporan itu juga menyebut pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Ketua DPP […]

  • outlook Moody’s Indonesia dan Rosan Roeslani Danantara

    Danantara Tegaskan Penguatan Tata Kelola di Tengah Penyesuaian Outlook Utang Indonesia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta,(Nalarpubliknews.com) || Outlook Moody’s Indonesia berubah dari stabil menjadi negatif. Perubahan ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah dan pelaku pasar. Danantara Indonesia menilai kondisi ini sebagai pengingat untuk memperkuat fondasi ekonomi dan menjaga kepercayaan investor. CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa Indonesia masih berada di level investment grade (Baa2). Menurutnya, posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi […]

  • IUP Adidaya dicabut akibat pencemaran sungai di area tambang Taliabu

    Diduga Langgar Aturan dan Pencemaran Lingkungan: Formapas Malut Desak Kementerian ESDM dan Satgas PKH Cabut IUP PT Adidaya Tangguh

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Ketua Umum Pengurus Pusat Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (FORMAPAS MALUT), Riswan Sanun, mengkritik keras aktivitas pertambangan PT Adidaya Tangguh (ADT) di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Ia menilai perusahaan tersebut melakukan berbagai pelanggaran, merugikan masyarakat, dan gagal meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar tambang. Riswan menegaskan bahwa Formapas secara resmi mendesak Kementerian […]

  • Transparansi Anggaran HUT Konawe oleh HMI

    HMI Cabang Konawe Soroti Anggaran HUT ke-66 Konawe, Dorong Transparansi dan Pengawasan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 99
    • 2Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Konawe, Ripaldi, menyoroti anggaran perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe yang mencapai Rp2,8 miliar. Ia menilai angka tersebut cukup besar dan memicu pertanyaan publik. Menurutnya, pemerintah daerah perlu menjelaskan alasan penetapan anggaran tersebut. Apalagi, pemerintah pusat saat ini sedang mendorong efisiensi belanja daerah. Dinilai Tidak […]

expand_less