Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Dua WNA Brasil Jadi Buronan Kasus Pembunuhan Warga Belanda di Bali

Dua WNA Brasil Jadi Buronan Kasus Pembunuhan Warga Belanda di Bali

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, (Nalarpubliknews.com) || Polda Bali menetapkan dua warga negara asing (WNA) asal Brasil sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan seorang warga Belanda di Kabupaten Badung. Polisi kini memburu keduanya setelah mereka melarikan diri ke luar negeri hanya beberapa jam setelah kejadian.

Peristiwa itu terjadi pada Senin malam, 23 Maret 2026, di sebuah vila kawasan Kerobokan, Kuta Utara. Korban berinisial RP (49) berjalan bersama seorang saksi perempuan menuju tempat menginapnya. Dua pria yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba mendekat dan langsung menyerang korban.

Pelaku menusuk korban dengan senjata tajam di beberapa bagian tubuh, termasuk leher dan wajah. Serangan tersebut menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi Ungkap Identitas Pelaku Lewat CCTV

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Komisaris Besar Polisi I Gede Adhi Muliawarman, menyatakan bahwa tim penyidik berhasil mengidentifikasi pelaku melalui analisis teknologi dan bukti di lapangan.

Tim gabungan dari Polda Bali dan Polres Badung langsung melakukan olah TKP setelah menerima laporan. Penyidik kemudian memeriksa rekaman CCTV di sejumlah titik untuk menelusuri pergerakan pelaku sebelum dan sesudah kejadian.

Dari hasil analisis tersebut, polisi memperoleh tangkapan gambar yang memperlihatkan ciri-ciri pelaku. Penyidik juga menggabungkan temuan tersebut dengan keterangan saksi dan data lain untuk memastikan identitas pelaku.

Pelaku Sempat Sewa Motor untuk Beraksi

Polisi menelusuri kendaraan yang pelaku gunakan saat melakukan aksi. Hasilnya, pelaku diketahui menyewa sepeda motor yang kemudian dipakai dalam penyerangan.

Dari keterangan pemilik kendaraan, penyidik berhasil mengidentifikasi dua tersangka, yaitu Darlan Bruno Lima San Ana (34) dan Kalil Hyorran (32). Keduanya merupakan warga negara Brasil.

Polisi menemukan bahwa kedua pelaku langsung meninggalkan Indonesia pada 24 Maret 2026 sekitar pukul 14.00 Wita. Mereka kabur hanya dalam waktu singkat setelah melakukan aksi kejahatan tersebut.

Saat ini, Polda Bali terus berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk pihak imigrasi dan aparat internasional, untuk melacak keberadaan kedua tersangka. Polisi membuka peluang kerja sama lintas negara guna mempercepat penangkapan.

Ancaman Hukuman Seumur Hidup

Penyidik menjerat kedua pelaku dengan Pasal 459 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal tersebut mengatur tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Polda Bali menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini. Aparat akan terus mengejar pelaku hingga tertangkap dan memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan.

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama terkait keamanan di kawasan wisata Bali. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib guna membantu menjaga keamanan bersama.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penjualan ore nikel ilegal dalam aksi GMPLH di Mabes Polri

    GMPLH desak Mabes Polri usut dugaan keterlibatan H. Fajrin Abdullah dalam penjualan ore nilkel ilegal

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 82
    • 0Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com | Senin, 30 Maret 2026 – Gerakan Mahasiswa Peduli Lingkungan Hidup (GMPLH) menggelar aksi di depan Mabes Polri. Mereka menyoroti dugaan keterlibatan Fajrin Abdullah dalam penjualan ore nikel ilegal. GMPLH menyampaikan hal itu melalui rilis resmi. Mereka merujuk pada fakta persidangan yang mengungkap dugaan peran Fajrin Abdullah dalam distribusi ore nikel. Dalam sidang, […]

  • kasus korupsi cirauci pada proyek jembatan di Bombana Sulawesi Tenggara

    FAMHI Sultra Pertanyakan Ketegasan Kejati Sultra Tangani Dugaan Korupsi Bupati Bombana

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.Com || Kasus Korupsi Cirauci kembali menjadi sorotan publik setelah FAMHI Sultra mempertanyakan penanganan perkara yang dinilai belum jelas. Kasus ini berkaitan dengan pembangunan Jembatan Cirauci II di Bombana, Sulawesi Tenggara. Nama Bupati Bombana berinisial BRHD ikut terseret dalam perkara tersebut. Namun, hingga kini proses hukum belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi ini memicu pertanyaan […]

  • Copot Kajati Sultra didesak FAMHI di Kejaksaan Agung Jakarta

    FAMHI Sultra Jakarta Desak Kejagung Copot Kajati Sultra Terkait Dugaan Korupsi Bupati Bombana

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) — Isu copot Kajati Sultra kembali mencuat. FAMHI Sultra Jakarta mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera mengambil langkah tegas. Selain itu, FAMHI menyoroti lambatnya penanganan dugaan korupsi di Bombana. Kasus ini melibatkan Burhanuddin dan hingga kini belum memiliki kepastian status hukum. FAMHI Dorong Copot Kajati Sultra Presidium Midul Makati menilai Kejati Sultra tidak […]

  • Aksi mahasiswa soroti dugaan pelanggaran PT Paramita Persada Tama di ESDM

    Mahasiswa Demo di ESDM, Soroti Dugaan Tambang di Luar WIUP PT Paramita di Konawe Utara

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – GPM Sultra Jakarta kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) pada Kamis, 2 April 2026. Mereka menyuarakan protes terhadap dugaan pelanggaran tambang di Kabupaten Konawe Utara. Selain itu, aksi ini menegaskan konsistensi sikap mereka dalam mengawal isu pertambangan di Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, redaksi juga mengulas […]

  • lulusan SMK kerja di Rusia di industri aluminium Rusal

    Rusia Siap Rekrut Lulusan SMK Indonesia, Gaji hingga Rp43 Juta, Pemerintah Beri Lampu Hijau

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta, (NalarPublikNews.com) || Program lulusan SMK kerja di Rusia kini membuka peluang besar bagi tenaga muda Indonesia. Perusahaan aluminium asal Rusia, Rusal, merekrut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengikuti program pendidikan dan kerja di sektor industri strategis. Program ini menawarkan gaji hingga 200 ribu rubel atau sekitar Rp43,8 juta per bulan. Pemerintah Indonesia mendukung […]

  • Presiden Prabowo Bahas Kampung Haji, Ketahanan Energi, dan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana di Hambalang

    Presiden Prabowo Bahas Kampung Haji, Ketahanan Energi, dan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana di Hambalang

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dalam pertemuan yang digelar di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/12/2025). Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis nasional yang menjadi perhatian pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis menyampaikan bahwa salah satu agenda utama yang dibahas adalah perkembangan pembangunan […]

expand_less